HomeNews /  IHSG cenderung labil dan melemah
IHSG cenderung labil dan melemah
Thursday, 09 June 2011 09:02
Kamis, 09/06/2011 07:08 WIB
Indosurya: IHSG Cenderung Labil dan Melemah 
Indosurya Asset Management - detikFinance

<p>Your browser does not support iframes.</p>
<a href='http://openx.detik.com/delivery/ck.php?n=a3db6179&cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE' target='_blank'><img src='http://openx.detik.com/delivery/avw.php?zoneid=31&cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&n=a3db6179' border='0' alt='' /></a>
Jakarta - IHSG melemah17,13 poin (0,45%) di level 3.825,82. Total volumeperdaganganBEI mencapai7,53 miliar unit saham dengan nilai total Rp 6,29 triliun. Sebanyak89 saham naik, 82 saham turun, dan 163 saham stagnan. LQ-45 turun 0,63% ke level 677,81 dan Jakarta Islamic Index (JII) turun 0,48% ke level 528,55.

Indeks sektoral saham mayoritas bergerak melemah kecuali indeks perdagangan yang menguat 0,10% ke level 516,74 dan indeks aneka industri naik 0,08% ke level 1.079,66. Sementara pelemahan pada indeks industri dasar turun 1,07% ke level 398,98; indeks properti turun 0,97% ke level 210,48; indeks perkebunan turun 0,67% ke level 2.351,57; indeks konsumer turun 0,61% ke level 1.129,48; indeks keuangan turun 0,61% ke level 495,56; indeks manufaktur turun 0,52% ke level 870,09; indeks infrastruktur turun 0,45% ke level 773,20; dan indeks pertambangan turun 0,17% ke level 3.299,82. Indeks MBX, DBX, dan ISSI melemah. IHSG mengalami foreign sell sebesar Rp 119,81 miliar dengan total pembelian asing Rp 3,02 triliun dan total penjualan asing mencapai Rp 3,14 triliun.

Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranyaMulti Bintang Indonesia (MLBI) naik Rp 8.000 ke Rp 348.000; Merck (MERK) naik Rp 2.000 ke Rp 105.000; Delta Djakarta (DLTA) naik Rp 1.500 ke Rp 118.500; Roda Vivatex (RDTX) naik Rp 500 ke level Rp 4.000; Harum Energy (HRUM) naik Rp 350 ke Rp 9.700; Bayan Resources (BYAN) naik Rp 300 ke Rp 19.300; Gudang Garam (GGRM) naik Rp 300 ke Rp 45.550; H.M. Sampoerna (HMSP) naik Rp 300 ke level Rp 29.400; dan Japfa Comfeed Indonesia (JPFA) naik Rp 300 ke Rp 4.400.

IHSG yang sebelumnya diharapkan bisa melanjutkan penguatannya,kemarin malah bergerak turun terkena imbas pelemahan dari bursa saham AS setelah pidato The Fed. Di tengah minimnyasentimen positif, IHSG terganjal kenaikannya.Sepanjang perdagangan, IHSG terus bergerak di area negatif. Selama perdagangan, IHSG sempat menembus level 3.842,86 (level tertingginya) di awal perdagangan dan juga sempat menyentuh level 3.811,75 (level terendahnya) menjelang penutupan dan akhirnya berhasil bertengger di level 3.825,82. Volume perdagangan tercatat turun dan nilai total transaksi tercatat naik. Kenaikan nilai transaksi ini diakibatkan adanya transaksi
tutup sendiri (crossing) saham PT Bank OCBC NISP Tbk (NISP) senilai Rp 2 triliun oleh Bahana Securities. Investor asing mencatatkan nett sell dengan kenaikan nilai transaksi beli dan nilai transaksi jual. Investor domestik mencatatkan nett buy.

Pergerakan nilai tukar Rupiah/US$ berdasarkan kurs BI menguat di level Rp 8.521/US$ dari sebelumnyadi Rp 8.529/US$. Penguatan ini dipengaruhi oleh hasil pidato The Fed mengenai kondisi terkini AS dan kemungkinan tidak dilanjutkannya kebijakan QE tahap ketiga.

Bursa saham Asia Pasifik bergerak melemahkecuali bursa saham Jepang, China, dan Pakistan. Pergerakan bursa Asia Pasifik dipengaruhi oleh pidato The Fed yang tidak menghasilkansuatu kebijakan apapun dan hanya memaparkan perlambatan ekonomi yang terjadi di AS. Investor mengkhawatirkanperlambatan ekonomi global semakin memperparah proses pemulihan global. Bursa saham Nikkei menguat setelah Economy Watchers untuk survei terhadap tukang cukur, sopir taksi dan lainnya yang terkait konsumen, naik menjadi 36.

Bursa saham Eropa mayoritas bergerak melemah kecuali pada bursa saham Iceland. Pergerakan bursa saham Eropa melemah setelah pernyataan Gubernur The Fed Ben Bernanke gagal menawarkan gagasan untuk menggairahkan ekonomi AS. Sektor pertambangan memimpin pelemahan karena turunnya harga logam. Bursa kawasan Amerika mayoritas bergerak melemah kecuali Panama dan Peru.

Pergerakan bursa saham AS dipengaruhi oleh ketidakjelasan yang dirasakan investor terhadap pidato The Fed dimana tidak memberikansolusi terhadap perlambatan ekonomi AS. Semalam,telah dirilis data MBA Purchase Applicationyang nilainya-4,4%. Indeks ini menggambarkan banyaknya aplikasi pengajuan KPR. Data Quarterly Service Survey juga melemah menjadi 0,5% dari sebelumnya 1% dan revisinya sebesar 0,7%.

Pada perdagangan Kamis (9/6) diperkirakan IHSG akan berada pada support 3.795-3.810 dan resistance 3.841-3.857. Candle IHSG kembali membentuk negative hammer candle yang mengindikasikan masih adanya tekanan jual di pasar. IHSG juga masih terlihat mengalami pola konsolidasi dengan kecenderungan masih sideways . MACD bergerak datar dan kembali tertahan untuk membentuk golden cross dengan histogram negatif yang memanjang. RSI, William's %R, dan Stochastic tertahan penguatannya untuk menuju ke area overbought. Belum banyaknya sentimen positif membuat pergerakan IHSG cenderung labil dan melemah. Investor tetap mewaspadai adanya sinyal penurunan di tengah minimnya sentimen positif. Cermati saham-saham lapis kedua. Pencatatan perdana Salim Invomas diharapkan bisa membalikkan kondisi bursa saham yang memerah.
 
  • Exchange Rates 1
  • Exchange Rates 2

(Wednesday) 16-Mei-2012 / 09:00 WIB
*( Kurs setiap waktu bisa berubah )*
Flag
Currency
We BUY
We SELL
us USD 9315 9335
au AUD 9220 9250
sg SGD 7370 7400
hk HKD 1205 1210
cn CNY 1465 1475
eu EUR 11.850 11.950
tw NTD 315 320
th THB 298 301
jp JPY 115,5 116,5

(Wednesday) 16-Mei-2012 / 09:00 WIB
*( Kurs setiap waktu bisa berubah )*
Flag
Currency
We BUY
We SELL
gb GBP 14.700 14.900
ca CAD 9240 9270
ch CHF 9940 9970
sa SAR 2400 2500
nz NZD 7230 7260
my MYR 3015 3035
ph PHP 200 215
se SEK 1389 1438
dk DKK 1883 1955

Copyright © 2012. Authorized Money Changer | Indonesia Money Changer - PT. ALFA VALASINDO. Developed by SDTech

Login To Site Here



Register



*
*
*
*
*

Fields marked with an asterisk (*) are required.