|
Jumat, 21/05/2010 07:40 WIB Rekomendasi Saham IHSG Dibayangi Kejatuhan Bursa Global Nurul Qomariyah - detikFinance
<a href='http://openx.detik.com/delivery/ck.php?n=a3db6179&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE' target='_blank'><img src='http://openx.detik.com/delivery/avw.php?zoneid=31&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&amp;n=a3db6179' border='0' alt='' /></a>
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin ditutup merosot lebih dari 1% meski sempat menguat di awal-awal perdagangan. Kuatnya arus pelemahan bursa-bursa global tak kuasa dibendung sehingga menurunkan IHSG hingga di bawah level 2.700.
Pada perdagangan Kamis (20/5/2010), IHSG ditutup anjlok 35,235 poin (1,29%) ke level 2.694,249. Indeks LQ 45 juga turun 7,739 poin (1,47%) ke level 516,731.
Kejatuhan bursa-bursa utama dunia akan kembali memaksa IHSG untuk bergerak di teritori negatif. IHSG pada perdagangan Jumat (21/5/2010) diprediksi akan kembali terpuruk menjauhi level 2.700.
Bursa Wall Street kemarin anjlok seiring terus meningkatnya kekhawatiran seputar krisis utang Eropa. Indeks Dow Jones mencatat kejatuhan terbesar dalam setahun terakhir.
Pada perdagangan Kamis (20/5/2010), indeks Dow Jones ditutup merosot hingga 376,36 poin (3,60%) ke level 10.068,01. Indeks Standard & Poor's 500 juga merosot 43,46 poin (3,90%) ke level 1.071,59 dan Nasdaq anjlok 94,36 poin (4,11%) ke level 2.204,01.
Bursa Jepang juga mengawali perdagangan Jumat ini dengan kemerosotan tajam juga. Indeks Nikkei-225 dibuka anjlok hingga 204,87 poin (2,04%) ke level 9.823,98.
Berikut rekomendasi saham untuk hari ini:
Panin Sekuritas:
IHSG kemarin kembali bergerak melemah mengikuti gerak bursa regional yang dipengaruhi oleh krisis hutang Eropa. Data pertumbuhan GDP Jepang yang dibawah ekspektasi juga turut menambah sentimen bagi indeks. Meski trend jangka pendek terlihat bearish, akan tetapi terlihat indeks dalam jangka menengah-panjang masih berada dalam trend menguat. Kami juga melihat beberapa saham unggulan sudah memasuki area oversold sehingga cukup menarik untuk jangka panjang. Kami memproyeksikan hari ini indeks akan bergerak pada kisaran support-resistance 2.660-2.725.
OSK Nusadana Securities Indonesia:
Hari ini adalah hari penentuan bagi IHSG, apakah indeks hari ini konfirm mematahkan uptrend jangka panjang dalam pergerakan harian atau tidak. Dan jika IHSG tidak mampu kembali naik diatas level 2,700, maka secara teknikal, uptrend IHSG dalam pergerakan periode harian akan konfirm patah.
Sementara dalam periode mingguan, meskipun kemarin mampu bertahan diatas level 2,679.55 dan masih diatas batas toleransi, namun jika hari ini tidak mampu bertahan diatas level tersebut, besar kemungkinan uptrend dalam periode mingguan ini juga akan konfirm patah
Jika hal tersebut diatas terjadi, maka selanjutnya berdasarkan indikator EMA Optimized dan VWAP Analysis terlihat trading range IHSG dalam waktu dekat akan berada antara level 2,630.97 s.d 2,765.85, dimana dalam kisaran ini volatilitas IHSG akan relatif besar.
Dan untuk hari ini support IHSG diperkirakan berada pada level 2,630.97 dan resistance janka pendek sekitar level 2,698.41
eTrading Securities:
IHSG sempat melemah hingga 69 sebelum akhirnya rebound dan ditutup melemah 2694 atau melemah 35point (-1.29%), pada hari ini IHSG membentuk spinning top di daerah support yang merupakan tanda reversal walaupun perlu ada nya konfirmasi pada perdagangan pada hari ini. Dan jika kita lihat dari stochastic masih dalam trend menurun dan belum menunjukan tanda reversal. Market juga menunggu data jobless claim dari US yang semoga dapat memberikan sentimen positif. Jika kita lihat juga dari asing, pada hari kamis asing melakukan net sell sebesar 939 milliar. Pada hari ini Support 1 berada di area 2670 dan support 2 berada pada area 2630 dan resistance 1 pada area 2702 dan resistance 2 pada area 2777.
|