
| IHSG mulai pulih dan menguat |
| Monday, 17 January 2011 08:54 |
|
Senin, 17/01/2011 07:51 WIB Rekomendasi Saham IHSG Mulai Pulih dan Menguat Nurul Qomariyah - detikFinance <a href='http://openx.detik.com/delivery/ck.php?n=a3db6179&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE' target='_blank'><img src='http://openx.detik.com/delivery/avw.php?zoneid=31&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&amp;n=a3db6179' border='0' alt='' /></a>
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami tekanan yang sangat berat sepanjang pekan lalu, bahkan sempat terpuruk di bawah level psikologis 3.500. Bayangan tingginya inflasi dan krisis di Eropa membuat investor memilih untuk 'membuang' portofolionya sementara waktu.Namun kejatuhan IHSG yang sempat terjadi di awal pekan bisa terbayar lagi di pertengahan pekan. Dan pada akhir pekan lalu, IHSG berhasil bertahan di level 3.500. Pergerakan IHSG sepanjang pekan lalu adalah:
"IHSG kembali mendarat di zona positif pada penutupan akhir pekan kemarin. Kondisi ini berbeda dengan sepekan sebelumnya dimana IHSG sempat dibanting hingga kehilangan lebih dari 150 poin. Bahkan pada awal pekan kemarin, IHSG pun sempat terjerembab hingga kehilangan 150 poin lagi namun, setelah itu secara perlahan IHSG mulai naik kembali. Harapan akan adanya January Effect seperti yang banyak diperbincangkan, sirna sudah dengan adanya penurunan ini. Investor seperti mengesampingkan berita positif, baik dari domestik maupun internasional," jelas Reza Priyambada Managing Researc Investment Management Division PT. Asjaya Indosurya Securities. Secara teknikal, IHSG sudah mulai rebound kembali meski masih diselimuti ketidakpastian. Namun investor diprediksi mulai melakukan aksi beli selektif kembali sehingga membuat IHSG pada perdagangan Senin (17/1/2010) bergerak menguat lagi. "secara teknikal mulai kembali rebound. Meski masih diliputi awan ketidakpastian namun, secara fundamental saham-saham pilihan masih memiliki prospek cerah. Investor bisa melakukan selective buy pada saham-saham pilihan yang berfundamental bagus namun, telah terdiskon besar harganya," jelas Reza. Sementara Bursa Wall Street pada akhir pekan lalu ditutup menguat. Pada perdagangan Jumat (14/1/2010) pekan lalu, indeks Dow Jones naik 55,48 poin (0,47%) menjadi 11.787,38. Sementara indeks S&P500 naik 9,48 poin (0,74%) ke level 1.293,24. Indeks Nasdaq naik 20,01 poin (0,73%) ke level 2.755,3. Bursa Jepang mengawali perdagangan Senin ini dengan menguat. Indeks Nikkei-225 dibuka naik 63,05 poin (0,60%) ke level 10.562,09. Berikut rekomendasi saham untuk hari ini: eTrading Securities: Pada perdagangan hari Jumat (14/1) IHSG ditutup naik tipis 4 point (+0.12%) ke level 3,569.14 setelah sempat diperdagangkan turun pada sesi pertama menyusul aksi profit taking pada saham sektor komoditas. Asing pada hari ini kembali mencatatkan net sell sebesar Rp266 miliar. Hari ini terlihat IHSG membentuk pola hammer dan ditutup tepat di level resistance 3,569. Pada hari Senin (17/1) kami perkirakan IHSG masih akan bergerak mixed dengan sektor perbankan dan komoditas sebagai driver utama dengan kisaran 3,530 - 3,592 dengan saham - saham yang dapat diperhatikan a.l. BRMS, INDF dan WINS. Finan Corpindo Nusa: Setelah seharian berada di teritori negatif IHSG akhirnya berhasil ditutup menguat tipis. Sektor infrastruktur, perbankan dan perkebunan membukukan kenaikan terbesar sedangkan pertambangan mengalami koreksi terbesar terutama akibat aksi profit taking yang memanfaatkan momentum pelemahan harga komoditas tambang. Untuk Senin IHSG akan bergerak dengan support 3.535 dan resistance 3.590. Indosurya Securities: Pada perdagangan Senin (17/1) diperkirakan IHSG akan berada pada support 3.501-3.535 dan resistance 3.586-3.703. Candle membentuk hammer pada tren yang sedang naik. Pola candle ini umumnya mengindikasikan mulai berkurangnya tekanan daya jual untuk menekan harga dan daya beli berbalik mendorong ke atas. MACD terlihat melemah setelah membentuk dead cross dengan histogram masih negatif. RSI, William's %R, dan Stochastic mencoba meninggalkan area oversold . IHSG secara teknikal mulai kembali rebound . Meski masih diliputi awan ketidakpastian namun, secara fundamental saham-saham pilihan masih memiliki prospek cerah. Investor bisa melakukan selective buy pada saham-saham pilihan yang berfundamental bagus namun, telah terdiskon besar harganya. |
|
(Wednesday) 16-Mei-2012 / 09:00 WIB
*( Kurs setiap waktu bisa berubah )* |
|||
| Flag |
Currency
|
We BUY
|
We SELL
|
| USD | 9315 | 9335 | |
| AUD | 9220 | 9250 | |
| SGD | 7370 | 7400 | |
| HKD | 1205 | 1210 | |
| CNY | 1465 | 1475 | |
| EUR | 11.850 | 11.950 | |
| NTD | 315 | 320 | |
| THB | 298 | 301 | |
| JPY | 115,5 | 116,5 | |
|
(Wednesday) 16-Mei-2012 / 09:00 WIB
*( Kurs setiap waktu bisa berubah )* |
|||
| Flag |
Currency
|
We BUY
|
We SELL
|
| GBP | 14.700 | 14.900 | |
| CAD | 9240 | 9270 | |
| CHF | 9940 | 9970 | |
| SAR | 2400 | 2500 | |
| NZD | 7230 | 7260 | |
| MYR | 3015 | 3035 | |
| PHP | 200 | 215 | |
| SEK | 1389 | 1438 | |
| DKK | 1883 | 1955 | |