HomeNews /  IHSG rawan profit taking lanjutan
IHSG rawan profit taking lanjutan
Friday, 17 September 2010 09:12

Jumat, 17/09/2010 08:29 WIB
Rekomendasi Saham
IHSG Rawan Profit Taking Lanjutan
Indro Bagus - detikFinance


(Ilustrasi Foto: dok detikFinance)
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diperkirakan masih rawan aksi profit taking, namun masih memiliki peluang menguat dipicu oleh saham-saham komoditas. Pergerakan IHSG diprediksi dalam kisaran 3.300 - 3.400.

Pada perdagangan Kamis (16/9/2010), IHSG ditutup melemah 15,400 poin (0,45%) ke level 3.341,632. Sedangkan Indeks LQ 45 juga turun 5,002 poin (0,78%) ke level 633,052.

Setelah mengalami koreksi tipis pada perdagangan kemarin, para analis memrediksi IHSG masih rawan profit taking pada perdagangan akhir pekan ini. Namun seperti biasa, pada sesi II perdagangan akhir pekan biasanya terjadi pengangkatan harga-harga saham untuk mengamankan posisi portofolio.

"Secara teknikal indeks masih berada pada zona overbought sehingga mengindikasikan bahwa indeks masih akan rawan aksi profit taking," demikian rekomendasi dari Erdikha Sekuritas yang dikutip, Jumat (17/9/2010).

Sementara Bursa Wall Street pada perdagangan Kamis (16/9/2010), indeks Dow Jones Industrial Average (DJIA) ditutup menguat tipis 0,21% ke 10.594. Indeks Nasdaq ditutup naik 0,08% ke level 2.303 dan indeks S&P ditutup turun tipis 0,04% ke level 1.124.

Berikut rekomendasi saham untuk hari ini:

eTrading Securities

Pada hari kamis IHSG ditutup melemah 15.40 point (-0.45%) setelah mengalami kenaikan pada hari sebelumnya sebesar 125 points, dalam hal ini aksi "profit-taking" sudah mulai berlangsung, namun aksi beli masih berlanjut pada sektor pertambangan pada khususnya untuk industri logam seperti timah. Untuk industri logam tersebut atau khususnya logam timah dipicu oleh berita yang keluar hari Kamis, bahwa produksi timah di Indonesia mengalami gangguan karena tindakan tegas bagi "Illegal mining" dan cadangan timah yang terbatas di Indonesia, sehingga mengangkat harga timah di perdagangan bursa komoditas. Pada perdagangan hari Kamis, saham TINS memiliki volume perdagangan sebesar 353,114 Lot dengan nilai transaksi sebesar 480 Triliun, dimana asing melakukan net buy sebesar 81,8 Triliun Pada hari kamis  asing melakukan net buy sebesar 745.4 milliar dan terlihat sektor yang paling banyak dimasuki asing pada hari kamis adalah sektor mining, sehingga pada hari ini IHSG berada dalam kisaran 3300 - 3400 dengan saham - saham yang dapat diperhatikan antara lain TINS,SMGR,BTEL, TRAM.

Finan Corpindo Nusa:

IHSG ditutup terkoreksi tipis setelah kemarin naik tajam didorong oleh aksi profit taking sejumlah saham unggulan terutama saham ASII. Pelemahan IHSG juga terjadi seiring dengan koreksi bursa Asia terutama Shanghai setelah pemerintah China dikabarkan akan meningkatkan CAR perbankan. Untuk Jumat, IHSG diperkirakan akan bergerak di kisaran 3.310 hingga 3.380 dengan kecenderungan profit taking masih akan terjadi.


Erdikha Sekuritas:

IHSG ditutup melemah 15.4 point menjadi 3341.63 (-0.46%). Aksi profit taking saham-saham sektor Ragam Industri terutama saham ASII menjadi salah satu pemicu pelemahan indeks. Secara teknikal indeks masih berada pada zona overbought sehingga mengindikasikan bahwa indeks masih akan rawan aksi profit taking. Pergerakan indeks kami perkirakan pada kisaran 3290-3380. Saham rekomendasi kami adalah ELSA dan BBTN. (dro/dnl)

 
  • Exchange Rates 1
  • Exchange Rates 2

(Wednesday) 16-Mei-2012 / 09:00 WIB
*( Kurs setiap waktu bisa berubah )*
Flag
Currency
We BUY
We SELL
us USD 9315 9335
au AUD 9220 9250
sg SGD 7370 7400
hk HKD 1205 1210
cn CNY 1465 1475
eu EUR 11.850 11.950
tw NTD 315 320
th THB 298 301
jp JPY 115,5 116,5

(Wednesday) 16-Mei-2012 / 09:00 WIB
*( Kurs setiap waktu bisa berubah )*
Flag
Currency
We BUY
We SELL
gb GBP 14.700 14.900
ca CAD 9240 9270
ch CHF 9940 9970
sa SAR 2400 2500
nz NZD 7230 7260
my MYR 3015 3035
ph PHP 200 215
se SEK 1389 1438
dk DKK 1883 1955

Copyright © 2012. Authorized Money Changer | Indonesia Money Changer - PT. ALFA VALASINDO. Developed by SDTech

Login To Site Here



Register



*
*
*
*
*

Fields marked with an asterisk (*) are required.