HomeNews /  IHSG siap ikuti rebound global
IHSG siap ikuti rebound global
Wednesday, 12 January 2011 09:18

Rabu, 12/01/2011 07:45 WIB
Rekomendasi Saham
IHSG Siap Ikuti Rebound Global 
Nurul Qomariyah - detikFinance

<p>Your browser does not support iframes.</p>
<a href='http://openx.detik.com/delivery/ck.php?n=a3db6179&cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE' target='_blank'><img src='http://openx.detik.com/delivery/avw.php?zoneid=31&cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&n=a3db6179' border='0' alt='' /></a>
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) gagal mencetak rebound, padahal siang tadi sempat menguat hingga 70 poin. Investor asing kembali melepas saham lebih dari Rp 1 triliun sehingga indeks jatuh lagi 23 poin.

Menutup perdagangan, Selasa (11/1/2011), IHSG turun 23,422 poin (0,68%) ke level 3.455,127. Sementara Indeks LQ 45 melemah 6,376 poin (1,04%) ke level 605,369.

Setelah terus menerus mengalami pelemahan, IHSG diprediksi akan mulai menguat meski perlahan-lahan. Investor akan memanfaatkan momentum kenaikan harga minyak dan penguatan bursa global untuk melakukan aksi beli selektif. Pada perdagangan Rabu (12/1/2011), IHSG diprediksi akan bergerak menguat tipis.

Sementara Bursa Wall Street kemarin ditutup menguat berkat lonjakan harga minyak mentah dunia yang langsung menopang kenaikan saham-saham energi. Indeks Dow Jones dan S&P pun akhirnya bisa mengakhiri pelemahan yang sudah terjadi 3 hari berturut-turut.

Pada perdagangan Selasa (11/1/2011), indeks Dow Jones industrial average menguat 34,43 poin (0,30%) ke level 11.671,88. Indeks Standard & Poor's 500 juga menguat tipis 4,73 poin (0,37%) ke level 1.274,48 dan Nasdaq menguat 9,03 poin (0,33%) ke level 2.716,83.

Bursa Jepang juga langsung menguat di awal perdagangan Rabu. Indeks Nikkei-225 dibuka naik 51,60 poin (0,49%) ke level 10.562,28.

Berikut rekomendasi saham untuk hari ini:

eTrading Securities:

Setelah sempat mengalami rebound pada sesi I, IHSG akhirnya mengalami tekanan jual dimana asing masih membukukan net sell sebesar 1.3 Trilliun rupiah. Secara teknical penurunan IHSG sudah terbatas (level resistance) dengan perkiraan IHSG untuk besok dikisaran 3400-3530. Saham-saham yang perlu diperhatikan a.l. BDMN, BBRI dan LSIP.

Panin Sekuritas:


Indeks kemarin bergerak sangat volatile, setelah menguat signifikan indeks akhirnya ditutup melemah menyusul aksi jual dari investor asing. Kekhawatiran akan inflasi masih membayangi pergerakan indeks. Hari ini kami perkirakan indeks masih akan bergerak volatile dengan proyeksi kisaran support-resistance 3.402-3.495.

Kresna Sekuritas:

IHSG mencoba menguat namun tekanan jual asing masih membuat IHSG kembali melemah. Level 3,530 masih menjadi level kunci bagi pergerakan IHSG. Penetrasi level tersebut membuka peluang untuk kembali menguat bagi IHSG, namun untuk hari ini IHSG diperkirakan masih berkonsolidasi di kisaran 3,400-3,550 dengan BBRI dan TLKM sebagai saham pilihan.

Finan Corpindo Nusa:

Aksi jual asing senilai Rp 1,3 triliun akhirnya menyebabkan IHSG kembali terkoreksi meskipun di sesi pertama perdagangan IHSG sempat menguat sebesar 70 poin. Profit taking tersebut terjadi mengingat selama tahun 2010 IHSG telah membukukan kenaikan sebesar 46% tanpa adanya koreksi yang berarti. Untuk Rabu IHSG diperkirakan akan bergerak  dengan support 3.410 dan resistance 3.525 dan akan mencoba untuk rebound.
 
  • Exchange Rates 1
  • Exchange Rates 2

(Wednesday) 16-Mei-2012 / 09:00 WIB
*( Kurs setiap waktu bisa berubah )*
Flag
Currency
We BUY
We SELL
us USD 9315 9335
au AUD 9220 9250
sg SGD 7370 7400
hk HKD 1205 1210
cn CNY 1465 1475
eu EUR 11.850 11.950
tw NTD 315 320
th THB 298 301
jp JPY 115,5 116,5

(Wednesday) 16-Mei-2012 / 09:00 WIB
*( Kurs setiap waktu bisa berubah )*
Flag
Currency
We BUY
We SELL
gb GBP 14.700 14.900
ca CAD 9240 9270
ch CHF 9940 9970
sa SAR 2400 2500
nz NZD 7230 7260
my MYR 3015 3035
ph PHP 200 215
se SEK 1389 1438
dk DKK 1883 1955

Copyright © 2012. Authorized Money Changer | Indonesia Money Changer - PT. ALFA VALASINDO. Developed by SDTech

Login To Site Here



Register



*
*
*
*
*

Fields marked with an asterisk (*) are required.