EXCHANGE RATE 1
Flag Currency
We BUY We SELL
us USD 13.520
13.540
au AUD 10.250 10.280
sg SGD 9.995 10.015
hk HKD 1.730 1.740
cn CNY 2.030 2.040
eu EUR 15.905 15.935
tw NTD 460
465
th THB 413 416
jp JPY 120.4 121.4
(Wednesday) 22 November 2017 
17:15 wib
*( Kurs setiap waktu bisa berubah )*
currency exchange4
EXCHANGE RATE 2
Flag Currency
We BUY We SELL
gb GBP 17.940 17.990
ca CAD 10.650 10.700
ch CHF 13.665 13.715
sa SAR 3.590
3.620
nz NZD
9.350 9.400
my MYR 3.260
3.280
ph PHP 265 275
kr KRW 12.2 12.4
bnd BND 9.985 10.005

 

 

Tentang Donald Trump, Rusia dan Rupiah yang Perkasa

Fadhly Fauzi Rachman - detikFinance

Tentang Donald Trump, Rusia dan Rupiah yang Perkasa

 

Jakarta - Presiden terpilih Amerika Serikat (AS) Donald Trump telah berpidato saat pertama kalinya tadi malam. Di luar dugaan, dalam pidatonya itu, Trump tidak membicarakan tentang kebijakan ekonomi yang bakal dilakukannya.

Kepala Ekonomi PT Bank Permata Tbk, Josua Pardede mengungkapkan, pidato dari Donald Trump diluar ekspektasi banyak pihak. Sehingga, dollar melemah terhadap banyak mata uang negara lain, termasuk terhadap rupiah.

Akibat pidato Trump, nilai tukar dolar AS terhadap yen turun. Dolar turun ke 114,245 yen, yang merupakan tingkat terendah sejak 9 November 2016 lalu. Sedangkan untuk rupiah, tercatat pada pagi ini nilai dollar melemah menjadi Rp 13.285 dari posisi kemarin sore di angka Rp 13.328.

"Kalau kita lihat, sebenarnya kemarin atau pun hari ini justru rupiah kita menguat. Tadi pagi sempat di Rp 13.250. Itu karena speech Donald Trump di luar ekspektasi, yang diharapkan dia bisa ngomongin kebijakan ekonomi, tapi dia malah ngomongin Rusia. Jadi masalahnya ini di luar ekspektasi pasar," kata Josua di Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (12/1/2016).

Josua mengatakan, yang paling ditunggu saat ini ialah pidato Donald Trump saat resmi dilantik menjadi presiden pada tanggal 20 Januari nanti. Karena kata dia, yang akan dikatakannya nanti dapat mempengaruhi kondisi pasar global.

"Apakah dia benar-benar ngomongin tentang proteksionisnya dan juga policy ekonominya, ataupun terkait kebijakan kebijakan perdagangan internasional" kata dia.

"Jadi misalkan dia (Trump) benar-benar membatasi produk-produk dari Tiongkok, Meksiko pastinya volume perdagangan global akan turun, lalu mempengaruhi outlook ekonomi global," paparnya. (mkj/mkj)

Opening Time   
Day Monday to Friday
Office Hour 08:00 - 17:00