EXCHANGE RATE 1
Flag Currency
We BUY We SELL
us USD 14.160
14.190
au AUD 10.140 10.190
sg SGD 10.470 10.490
hk HKD 1.810 1.820
cn CNY 2.090 2.098
eu EUR 16.120 16.180
tw NTD 467 471
th THB 448 452
jp JPY 130.5 131

 

 

(Thursday) 17 Januari 2019
  16:50 wib
*( Kurs setiap waktu bisa berubah )*
currency exchange4

 

 

EXCHANGE RATE 2
Flag Currency
We BUY We SELL
gb GBP 18.220 18.410
ca CAD 10.620 10.750
ch CHF 14.240 14.370
sa SAR 3.770
3.790
nz NZD
9.520 9.660
my MYR 3.460
3.470
ph PHP 265 278
kr KRW 12.6

12.8

bnd BND 10.340 10.470

 


 

Wall Street 'Dihantui' Perlambatan Ekonomi China

Wahyu Daniel - detikfinance
Rabu, 30/09/2015 06:58 WIB
Wall Street Dihantui Perlambatan Ekonomi China

New York -Bursa saham Wall Street masih belum stabil dan bergejolak pada perdagangan Selasa. Kekhawatiran terhadap kesehatan ekonomi global, akibat perlambatan ekonomi China, masih menjadi perhatian investor.

Indeks saham S&P 500 sempat menyentuh level terendahnya, namun setelah itu kembali naik.

"Saya tidak pernah mengira (S&P 500) akan menyentuh level terendah itu. Namun kita butuh menjaga agar tidak terjadi lagi," kata Analis, Randy Frederick, dilansir dari Reuters, Rabu (30/9/2015).

Sektor farmasi dan bioteknologi menghadapi tekanan, setelah kandidat calon presiden Partai Demokrat, Hillary Clinton, mengkritisi soal harga obat pekan lalu.

Indeks Dow Jones naik 0,3% ke 16.049,13. Indeks S&P 500 naik 0,12% ke 1.884,09. Sementara indeks Nasdaq turun 0,59% ke 4.517,32.

Ada sekitar 7,9 miliar lembar saham yang ditransaksikan, di atas rata-rata transaksi harian yaitu 7,3 miliar lembar saham.

Penurunan indeks Nasdaq terjadi, karena harga saham Apple jatuh 3,01%, sehari setelah perusahaan ini melaporkan rekor penjualan iPhone seri terbarunya. Para investor menunggu data-data terbaru ekonomi yang akan dikeluarkan pekan ini. Guna mencari sentimen baru penggerak bursa.

Opening Time   
Day Monday to Friday
Office Hour 08:00 - 17:00