EXCHANGE RATE 1
Flag Currency
We BUY We SELL
us USD 13.860
13.910
au AUD 10.675 10.705
sg SGD 10.465 10.485
hk HKD 1.776 1.786
cn CNY 2.172 2.182
eu EUR 16.460 16.490
tw NTD 465
470
th THB 438 441
jp JPY 128 129
(Friday) 08 Juni 2018 
09:00 wib
*( Kurs setiap waktu bisa berubah )*
currency exchange4
EXCHANGE RATE 2
Flag Currency
We BUY We SELL
gb GBP 18.745
18.795
ca CAD 10.800 10.850
ch CHF 14.225 14.275
sa SAR 3.725
3.755
nz NZD
9.965 10.015
my MYR 3.515
3.525
ph PHP 262 272
kr KRW 13.1

13.3

bnd BND 10.450 10.470


 

Wall Street 'Dihantui' Perlambatan Ekonomi China

Wahyu Daniel - detikfinance
Rabu, 30/09/2015 06:58 WIB
Wall Street Dihantui Perlambatan Ekonomi China

New York -Bursa saham Wall Street masih belum stabil dan bergejolak pada perdagangan Selasa. Kekhawatiran terhadap kesehatan ekonomi global, akibat perlambatan ekonomi China, masih menjadi perhatian investor.

Indeks saham S&P 500 sempat menyentuh level terendahnya, namun setelah itu kembali naik.

"Saya tidak pernah mengira (S&P 500) akan menyentuh level terendah itu. Namun kita butuh menjaga agar tidak terjadi lagi," kata Analis, Randy Frederick, dilansir dari Reuters, Rabu (30/9/2015).

Sektor farmasi dan bioteknologi menghadapi tekanan, setelah kandidat calon presiden Partai Demokrat, Hillary Clinton, mengkritisi soal harga obat pekan lalu.

Indeks Dow Jones naik 0,3% ke 16.049,13. Indeks S&P 500 naik 0,12% ke 1.884,09. Sementara indeks Nasdaq turun 0,59% ke 4.517,32.

Ada sekitar 7,9 miliar lembar saham yang ditransaksikan, di atas rata-rata transaksi harian yaitu 7,3 miliar lembar saham.

Penurunan indeks Nasdaq terjadi, karena harga saham Apple jatuh 3,01%, sehari setelah perusahaan ini melaporkan rekor penjualan iPhone seri terbarunya. Para investor menunggu data-data terbaru ekonomi yang akan dikeluarkan pekan ini. Guna mencari sentimen baru penggerak bursa.

Opening Time   
Day Monday to Friday
Office Hour 08:00 - 17:00