EXCHANGE RATE 1
Flag Currency
We BUY We SELL
us USD 13.510
13.530
au AUD 10.280 10.310
sg SGD 10.020 10.040
hk HKD 1.729 1.739
cn CNY 2.039 2.049
eu EUR 15.980 16.010
tw NTD 461
466
th THB 413 416
jp JPY 121.1 122.1
(Thursday) 23 November 2017 
16:45 wib
*( Kurs setiap waktu bisa berubah )*
currency exchange4
EXCHANGE RATE 2
Flag Currency
We BUY We SELL
gb GBP 18.010 18.060
ca CAD 10.660 10.710
ch CHF 13.765 13.815
sa SAR 3.590
3.620
nz NZD
9.355 9.405
my MYR 3.270
3.290
ph PHP 266 276
kr KRW 12.2 12.4
bnd BND 10.010 10.030

 

 

Wall Street 'Dihantui' Perlambatan Ekonomi China

Wahyu Daniel - detikfinance
Rabu, 30/09/2015 06:58 WIB
Wall Street Dihantui Perlambatan Ekonomi China

New York -Bursa saham Wall Street masih belum stabil dan bergejolak pada perdagangan Selasa. Kekhawatiran terhadap kesehatan ekonomi global, akibat perlambatan ekonomi China, masih menjadi perhatian investor.

Indeks saham S&P 500 sempat menyentuh level terendahnya, namun setelah itu kembali naik.

"Saya tidak pernah mengira (S&P 500) akan menyentuh level terendah itu. Namun kita butuh menjaga agar tidak terjadi lagi," kata Analis, Randy Frederick, dilansir dari Reuters, Rabu (30/9/2015).

Sektor farmasi dan bioteknologi menghadapi tekanan, setelah kandidat calon presiden Partai Demokrat, Hillary Clinton, mengkritisi soal harga obat pekan lalu.

Indeks Dow Jones naik 0,3% ke 16.049,13. Indeks S&P 500 naik 0,12% ke 1.884,09. Sementara indeks Nasdaq turun 0,59% ke 4.517,32.

Ada sekitar 7,9 miliar lembar saham yang ditransaksikan, di atas rata-rata transaksi harian yaitu 7,3 miliar lembar saham.

Penurunan indeks Nasdaq terjadi, karena harga saham Apple jatuh 3,01%, sehari setelah perusahaan ini melaporkan rekor penjualan iPhone seri terbarunya. Para investor menunggu data-data terbaru ekonomi yang akan dikeluarkan pekan ini. Guna mencari sentimen baru penggerak bursa.

Opening Time   
Day Monday to Friday
Office Hour 08:00 - 17:00