EXCHANGE RATE 1
Flag Currency
We BUY We SELL
us USD 13.655
13.675
au AUD 10.710 10.740
sg SGD 10.345 10.365
hk HKD 1.744 1.754
cn CNY 2.149 2.159
eu EUR 16.845 16.875
tw NTD 460
465
th THB 433 436
jp JPY 127.6 128.6
(Friday) 23 februari 2018 
17:10 wib
*( Kurs setiap waktu bisa berubah )*
currency exchange4
EXCHANGE RATE 2
Flag Currency
We BUY We SELL
gb GBP 19.090
19.140
ca CAD 10.790 10.840
ch CHF 14.700 14.750
sa SAR 3.620
3.650
nz NZD
10.040 10.090
my MYR 3.490
3.510
ph PHP 265 275
kr KRW 12.5 12.7
bnd BND 10.335 10.355

 

 

Wall Street 'Dihantui' Perlambatan Ekonomi China

Wahyu Daniel - detikfinance
Rabu, 30/09/2015 06:58 WIB
Wall Street Dihantui Perlambatan Ekonomi China

New York -Bursa saham Wall Street masih belum stabil dan bergejolak pada perdagangan Selasa. Kekhawatiran terhadap kesehatan ekonomi global, akibat perlambatan ekonomi China, masih menjadi perhatian investor.

Indeks saham S&P 500 sempat menyentuh level terendahnya, namun setelah itu kembali naik.

"Saya tidak pernah mengira (S&P 500) akan menyentuh level terendah itu. Namun kita butuh menjaga agar tidak terjadi lagi," kata Analis, Randy Frederick, dilansir dari Reuters, Rabu (30/9/2015).

Sektor farmasi dan bioteknologi menghadapi tekanan, setelah kandidat calon presiden Partai Demokrat, Hillary Clinton, mengkritisi soal harga obat pekan lalu.

Indeks Dow Jones naik 0,3% ke 16.049,13. Indeks S&P 500 naik 0,12% ke 1.884,09. Sementara indeks Nasdaq turun 0,59% ke 4.517,32.

Ada sekitar 7,9 miliar lembar saham yang ditransaksikan, di atas rata-rata transaksi harian yaitu 7,3 miliar lembar saham.

Penurunan indeks Nasdaq terjadi, karena harga saham Apple jatuh 3,01%, sehari setelah perusahaan ini melaporkan rekor penjualan iPhone seri terbarunya. Para investor menunggu data-data terbaru ekonomi yang akan dikeluarkan pekan ini. Guna mencari sentimen baru penggerak bursa.

Opening Time   
Day Monday to Friday
Office Hour 08:00 - 17:00