EXCHANGE RATE 1
Flag Currency
We BUY We SELL
us USD 14.630
14.680
au AUD 10.660 10.740
sg SGD 10.665 10.745
hk HKD 1.870 1.885
cn CNY 2.110 2.125
eu EUR 16.655 16.740
tw NTD 482 490
th THB 450 455
jp JPY 130.3 133.3
(Monday) 19 November 2018
  18:30 wib
*( Kurs setiap waktu bisa berubah )*
currency exchange4

 

 

EXCHANGE RATE 2
Flag Currency
We BUY We SELL
gb GBP 18.760 18.900
ca CAD 11.030 11.170
ch CHF 14.525 14.670
sa SAR 3.860
3.890
nz NZD
9.965 10.105
my MYR 3.510
3.530
ph PHP 275 283
kr KRW 13.2

13.5

bnd BND 10.625 10.655


 

Dolar AS Akhir Tahun Diprediksi Stabil di Rp 13.000-13.500

Dewi Rachmat Kusuma - detikfinance
Selasa, 13/10/2015 09:12 WIB
Dolar AS Akhir Tahun Diprediksi Stabil di Rp 13.000-13.500

Jakarta -Pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) perlahan mulai menguat. Hingga akhir tahun ini dolar AS diperkirakan akan stabil di level Rp 13.000-13.500.

"Kalau kita bicarakan Rp 13.000-13.500 bisa dibilang rupiah bisa stabil di situ kalau ekonomi dunia dan pasar finansial global stabil," kata Plt Kepala Eksekutif Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Fauzi Ichsan saat ditemui di Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (12/10/2015) malam.

Dia menjelaskan, dalam dua bulan terakhir ini, rupiah diperkirakan masih akan terus menguat karena prospek kenaikan suku bunga bank sentral AS The Federal Reserve (The Fed) baru akan terealisasi di semester I-2015.

"Prospek kenaikan suku bunga baru semeter satu tahun depan dan waktu itu kita perkirakan rupiah akan rebound ke Rp 13.800 ternyata sekarang itu lebih kuat ke Rp 13.400," terang dia.

Meski demikian, Fauzi menilai, posisi rupiah saat ini belum masuk dalam fundamentalnya.

Menurutnya, angka fundamental rupiah berada di level Rp 12.000-13.000 dengan asumsi harga komoditas kembali naik dan bank sentral AS hanya menaikkan tingkat suku bunganya di level 25 bps.

"Kurs wajar rupiah Rp 12.000-13.000 walaupun dalam situasi tak normal, kurs di pasar spot jauh dari nilai wajar," katanya.

Terkait hal itu, Fauzi menjelaskan, target pemerintah dalam APBNP 2016 soal kurs rupiah yang dipatok Rp 13.900 akan bisa dicapai dengan dukungan kondisi perekonomian global kondusif.

"Sangat mungkin kurs dolar rupiah naik lagi dalam keadaan yang lebih baik dan stabil itu," katanya.

Fauzi meyakini, Bank Indonesia (BI) selaku otoritas moneter akan mengambil kebijakan yang tepat agar kurs rupiah bisa terus stabil.

"Kita yakin BI dalam kebijakan moneter itu independen dan profesional," imbuhnya.

Opening Time   
Day Monday to Friday
Office Hour 08:00 - 17:00