EXCHANGE RATE 1
Flag Currency
We BUY We SELL
us USD 14.600
14.630
au AUD 10.660 10.690
sg SGD 10.625 10.645
hk HKD 1.858 1.868
cn CNY 2.115 2.125
eu EUR 16.660 16.690
tw NTD 470
475
th THB 440 445
jp JPY 131,5 132,5
(Thursday) 16 August 2018 
17:25 wib
*( Kurs setiap waktu bisa berubah )*
currency exchange4
EXCHANGE RATE 2
Flag Currency
We BUY We SELL
gb GBP 18.650 18.700
ca CAD 11.185 11.235
ch CHF 14.730 14.780
sa SAR 3.920
3.950
nz NZD
9.700 9.750
my MYR 3.570
3.590
ph PHP 275 285
kr KRW 12.8

13

bnd BND 10.600 10.620


 

Agus Marto: Rupiah Masih Melemah 11%

Dewi Rachmat Kusuma - detikfinance
Jumat, 20/11/2015 14:52 WIB
Agus Marto: Rupiah Masih Melemah 11%

Jakarta -Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) masih terus berfluktuasi. Saat ini, posisi dolar AS rata-rata bergerak di level Rp 13.600.

Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo mengungkapkan, kondisi rupiah saat ini memang masih tertekan.

"Kalau secara umum kondisi rupiah memang kalau kita lihat hari ini, agak tertekan. Minggu lalu Rp 13.600 rata-rata, year to date depresiasi 11%," sebut dia saat ditemui di Gedung BI, Thamrin, Jakarta, Jumat (20/11/2015).

Agus menjelaskan, saat ini kondisi perekonomian global tengah dalam ketidakpastian.

Terlebih, ada rencana bank sentral AS The Federal Reserve (The Fed) untuk menaikkan suku bunganya tahun ini.

"Saat ini dalam periode risk off dalam arti ketika di negara maju seperti AS, dia akan menaikkan tingkat bunga, ini akan meninggalkan periode bunga rendah," katanya.

Terkait hal itu, Agus menyebutkan, pihaknya belum bisa menetapkan kebijakan untuk arah suku bunga acuan atau BI rate ke depan.

"Nggak bisa dijawab. Kita akan melihat data-data, info yang relevan, menganalisis data-data dan informasi, RDG kemarin ada kelonggaran moneter dalam bentuk penyesuaian GWM, current account defisit menurun," jelas dia.

Agus menambahkan, arah BI rate juga akan ditentukan dengan melihat kondisi perekonomian global.

"Terutama di AS, pertumbuhan ekonomi di Jepang kembali mengalami resesi, ini akan membuat Jepang akan membeikan stimulus-stimulus, kondisi seperti ini perlu kita waspadai, BI menetapkan suku bunga sama, nanti di bulan Desember kita lihat lagi," pungkasnya.

Opening Time   
Day Monday to Friday
Office Hour 08:00 - 17:00