EXCHANGE RATE 1
Flag Currency
We BUY We SELL
us USD 13.510
13.530
au AUD 10.280 10.310
sg SGD 10.020 10.040
hk HKD 1.729 1.739
cn CNY 2.039 2.049
eu EUR 15.980 16.010
tw NTD 461
466
th THB 413 416
jp JPY 121.1 122.1
(Thursday) 23 November 2017 
16:45 wib
*( Kurs setiap waktu bisa berubah )*
currency exchange4
EXCHANGE RATE 2
Flag Currency
We BUY We SELL
gb GBP 18.010 18.060
ca CAD 10.660 10.710
ch CHF 13.765 13.815
sa SAR 3.590
3.620
nz NZD
9.355 9.405
my MYR 3.270
3.290
ph PHP 266 276
kr KRW 12.2 12.4
bnd BND 10.010 10.030

 

 

Agus Marto: Rupiah Masih Melemah 11%

Dewi Rachmat Kusuma - detikfinance
Jumat, 20/11/2015 14:52 WIB
Agus Marto: Rupiah Masih Melemah 11%

Jakarta -Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) masih terus berfluktuasi. Saat ini, posisi dolar AS rata-rata bergerak di level Rp 13.600.

Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo mengungkapkan, kondisi rupiah saat ini memang masih tertekan.

"Kalau secara umum kondisi rupiah memang kalau kita lihat hari ini, agak tertekan. Minggu lalu Rp 13.600 rata-rata, year to date depresiasi 11%," sebut dia saat ditemui di Gedung BI, Thamrin, Jakarta, Jumat (20/11/2015).

Agus menjelaskan, saat ini kondisi perekonomian global tengah dalam ketidakpastian.

Terlebih, ada rencana bank sentral AS The Federal Reserve (The Fed) untuk menaikkan suku bunganya tahun ini.

"Saat ini dalam periode risk off dalam arti ketika di negara maju seperti AS, dia akan menaikkan tingkat bunga, ini akan meninggalkan periode bunga rendah," katanya.

Terkait hal itu, Agus menyebutkan, pihaknya belum bisa menetapkan kebijakan untuk arah suku bunga acuan atau BI rate ke depan.

"Nggak bisa dijawab. Kita akan melihat data-data, info yang relevan, menganalisis data-data dan informasi, RDG kemarin ada kelonggaran moneter dalam bentuk penyesuaian GWM, current account defisit menurun," jelas dia.

Agus menambahkan, arah BI rate juga akan ditentukan dengan melihat kondisi perekonomian global.

"Terutama di AS, pertumbuhan ekonomi di Jepang kembali mengalami resesi, ini akan membuat Jepang akan membeikan stimulus-stimulus, kondisi seperti ini perlu kita waspadai, BI menetapkan suku bunga sama, nanti di bulan Desember kita lihat lagi," pungkasnya.

Opening Time   
Day Monday to Friday
Office Hour 08:00 - 17:00