EXCHANGE RATE 1
Flag Currency
We BUY We SELL
us USD 13.650
13.670
au AUD 10.690 10.720
sg SGD 10.325 10.345
hk HKD 1.745 1.755
cn CNY 2.148 2.158
eu EUR 16.800 16.830
tw NTD 460
465
th THB 433 436
jp JPY 127.2 128.2
(Thursday) 22 februari 2018 
17:11 wib
*( Kurs setiap waktu bisa berubah )*
currency exchange4
EXCHANGE RATE 2
Flag Currency
We BUY We SELL
gb GBP 19.030
19.080
ca CAD 10.800 10.850
ch CHF 14.600 14.650
sa SAR 3.620
3.650
nz NZD
10.050 10.100
my MYR 3.480
3.500
ph PHP 263 273
kr KRW 12.5 12.7
bnd BND 10.310 10.330

 

 

Dolar AS Merosot ke Rp 13.000, Agus Marto: Ekonomi Dunia Memburuk, RI Membaik

Muhammad Idris - detikfinance
Jumat, 04/03/2016 15:37 WIB
Dolar AS Merosot ke Rp 13.000, Agus Marto: Ekonomi Dunia Memburuk, RI Membaik
Foto: Rachman Haryanto
Jakarta -Pergerakan nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah terus melemah, mendekati level Rp 13.000. Berdasarkan data perdaganganReuters, Jumat (4/3/2016), dolar AS sempat menyentuh level terendahnya siang ini di Rp 13.084.

Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo menilai, pelemahan dolar AS atau penguatan rupiah tersebut menunjukkan jika kondisi perekonomian dunia memburuk dan sebaliknya perekonomian Indonesia membaik.

"Secara umum, kalau misalnya beberapa hari ini rupiah kelihatan cukup stabil dan cenderung menguat, dalam pengamatan kami karena memang di regional beberapa negara juga mengalami kondisi seperti itu. Kalau kita ekonomi di domestik terus menunjukkan kondisi yang cukup baik. Kondisi perekonomian di dunia memang masih dalam kondisi cukup mengkhawatirkan, upayarecovery pelan sekali malah ada kecenderungan memburuk," ujarnya saat ditemui di Gedung BI, Thamrin, Jakarta, Jumat (4/3/2016).

Menurutnya, membaiknya kondisi perekonomian Indonesia karena upaya dari berbagai pihak, utamanya dari sisi pemerintah. Berbagai investasi digenjot sehingga menopang pertumbuhan ekonomi.

"Ekonomi di domestik terus menunjukkan kondisi yang cukup baik, dan ini pengaruh yang besar dari pemerintah. Karena pemerintah selain 2015 memang melakukan spending, melakukan investasi dan membangun investasi yang membuat pertumbuhan ekonomi 2015 menjadi baik," terang dia.

Di tahun ini, kata Agus, perekonomian Indonesia akan melanjutkan perbaikan dengan berbagai kebijakan dan pembangunan infrastruktur yang lebih agresif. 

"Di 2016 ini juga seperti itu, lagi-lagi realisasi anggaran di awal tahun menunjukkan yang baik dan kita harapkan swasta juga akan mengikuti. Swasta khususnya, dalam investasi pembangunan itu belum cukup bergerak, kita harapkan di kuartal dua atau pun kuartal tiga nanti sudah akan lebih terlihat," tandasnya.

Opening Time   
Day Monday to Friday
Office Hour 08:00 - 17:00