EXCHANGE RATE 1
Flag Currency
We BUY We SELL
us USD 14.600
14.640
au AUD 10.500 10.560
sg SGD 10.660 10.700
hk HKD 1.872 1.883
cn CNY 2.117 2.130
eu EUR 16.600 16.700
tw NTD 487 491
th THB 447 452
jp JPY 131 135
(Friday) 14 Desember 2018
  16:43 wib
*( Kurs setiap waktu bisa berubah )*
currency exchange4

 

 

EXCHANGE RATE 2
Flag Currency
We BUY We SELL
gb GBP 18.610 18.790
ca CAD 10.840 10.970
ch CHF 14.600 14.730
sa SAR 3.870
3.890
nz NZD
9.850 9.990
my MYR 3.495
3.515
ph PHP 270 280
kr KRW 13

13.2

bnd BND 10.650 10.670


 

Tentang Donald Trump, Rusia dan Rupiah yang Perkasa

Fadhly Fauzi Rachman - detikFinance

Tentang Donald Trump, Rusia dan Rupiah yang Perkasa

 

Jakarta - Presiden terpilih Amerika Serikat (AS) Donald Trump telah berpidato saat pertama kalinya tadi malam. Di luar dugaan, dalam pidatonya itu, Trump tidak membicarakan tentang kebijakan ekonomi yang bakal dilakukannya.

Kepala Ekonomi PT Bank Permata Tbk, Josua Pardede mengungkapkan, pidato dari Donald Trump diluar ekspektasi banyak pihak. Sehingga, dollar melemah terhadap banyak mata uang negara lain, termasuk terhadap rupiah.

Akibat pidato Trump, nilai tukar dolar AS terhadap yen turun. Dolar turun ke 114,245 yen, yang merupakan tingkat terendah sejak 9 November 2016 lalu. Sedangkan untuk rupiah, tercatat pada pagi ini nilai dollar melemah menjadi Rp 13.285 dari posisi kemarin sore di angka Rp 13.328.

"Kalau kita lihat, sebenarnya kemarin atau pun hari ini justru rupiah kita menguat. Tadi pagi sempat di Rp 13.250. Itu karena speech Donald Trump di luar ekspektasi, yang diharapkan dia bisa ngomongin kebijakan ekonomi, tapi dia malah ngomongin Rusia. Jadi masalahnya ini di luar ekspektasi pasar," kata Josua di Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (12/1/2016).

Josua mengatakan, yang paling ditunggu saat ini ialah pidato Donald Trump saat resmi dilantik menjadi presiden pada tanggal 20 Januari nanti. Karena kata dia, yang akan dikatakannya nanti dapat mempengaruhi kondisi pasar global.

"Apakah dia benar-benar ngomongin tentang proteksionisnya dan juga policy ekonominya, ataupun terkait kebijakan kebijakan perdagangan internasional" kata dia.

"Jadi misalkan dia (Trump) benar-benar membatasi produk-produk dari Tiongkok, Meksiko pastinya volume perdagangan global akan turun, lalu mempengaruhi outlook ekonomi global," paparnya. (mkj/mkj)

Opening Time   
Day Monday to Friday
Office Hour 08:00 - 17:00