EXCHANGE RATE 1
Flag Currency
We BUY We SELL
us USD 14.900
14.940
au AUD 10.790 10.850
sg SGD 10.915 10.950
hk HKD 1.905 1.915
cn CNY 2.167 2.177
eu EUR 17.480 17.550
tw NTD 487
490
th THB 458 462
jp JPY 132.2 133.2
(Tuesday) 25 September 2018
  09:10 wib
*( Kurs setiap waktu bisa berubah )*
currency exchange4
EXCHANGE RATE 2
Flag Currency
We BUY We SELL
gb GBP 19.540 19.650
ca CAD 11.460 11.600
ch CHF 15.380 15.450
sa SAR 3.940
3.990
nz NZD
9.850 9.995
my MYR 3.610
3.635
ph PHP 274 282
kr KRW 13,2

13,5

bnd BND 10.900 10.925


 

Tentang Donald Trump, Rusia dan Rupiah yang Perkasa

Fadhly Fauzi Rachman - detikFinance

Tentang Donald Trump, Rusia dan Rupiah yang Perkasa

 

Jakarta - Presiden terpilih Amerika Serikat (AS) Donald Trump telah berpidato saat pertama kalinya tadi malam. Di luar dugaan, dalam pidatonya itu, Trump tidak membicarakan tentang kebijakan ekonomi yang bakal dilakukannya.

Kepala Ekonomi PT Bank Permata Tbk, Josua Pardede mengungkapkan, pidato dari Donald Trump diluar ekspektasi banyak pihak. Sehingga, dollar melemah terhadap banyak mata uang negara lain, termasuk terhadap rupiah.

Akibat pidato Trump, nilai tukar dolar AS terhadap yen turun. Dolar turun ke 114,245 yen, yang merupakan tingkat terendah sejak 9 November 2016 lalu. Sedangkan untuk rupiah, tercatat pada pagi ini nilai dollar melemah menjadi Rp 13.285 dari posisi kemarin sore di angka Rp 13.328.

"Kalau kita lihat, sebenarnya kemarin atau pun hari ini justru rupiah kita menguat. Tadi pagi sempat di Rp 13.250. Itu karena speech Donald Trump di luar ekspektasi, yang diharapkan dia bisa ngomongin kebijakan ekonomi, tapi dia malah ngomongin Rusia. Jadi masalahnya ini di luar ekspektasi pasar," kata Josua di Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (12/1/2016).

Josua mengatakan, yang paling ditunggu saat ini ialah pidato Donald Trump saat resmi dilantik menjadi presiden pada tanggal 20 Januari nanti. Karena kata dia, yang akan dikatakannya nanti dapat mempengaruhi kondisi pasar global.

"Apakah dia benar-benar ngomongin tentang proteksionisnya dan juga policy ekonominya, ataupun terkait kebijakan kebijakan perdagangan internasional" kata dia.

"Jadi misalkan dia (Trump) benar-benar membatasi produk-produk dari Tiongkok, Meksiko pastinya volume perdagangan global akan turun, lalu mempengaruhi outlook ekonomi global," paparnya. (mkj/mkj)

Opening Time   
Day Monday to Friday
Office Hour 08:00 - 17:00