EXCHANGE RATE 1
Flag Currency
We BUY We SELL
us USD 13.650
13.670
au AUD 10.690 10.720
sg SGD 10.325 10.345
hk HKD 1.745 1.755
cn CNY 2.148 2.158
eu EUR 16.800 16.830
tw NTD 460
465
th THB 433 436
jp JPY 127.2 128.2
(Thursday) 22 februari 2018 
17:11 wib
*( Kurs setiap waktu bisa berubah )*
currency exchange4
EXCHANGE RATE 2
Flag Currency
We BUY We SELL
gb GBP 19.030
19.080
ca CAD 10.800 10.850
ch CHF 14.600 14.650
sa SAR 3.620
3.650
nz NZD
10.050 10.100
my MYR 3.480
3.500
ph PHP 263 273
kr KRW 12.5 12.7
bnd BND 10.310 10.330

 

 

Rupiah Melemah, Masyarakat Kian Getol Kumpulkan Valas

Rabu, 5 Agustus 2015 | 16:43 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Depresiasi rupiah mendorong masyarakat getol menggemukkan simpanan valuta asing. Beberapa di antaranya bahkan mengkonversi simpanan dalam bentuk rupiah menjadi dollar AS atau dollar Singapura.

Oki Samudra (31), salah satunya. Karyawan perusahaan pelat merah ini mengaku, mengkonversi seluruh simpanannya dari rupiah ke dollar Singapura baru-baru ini. Alasannya, nilai tukar rupiah semakin loyo dan bunga simpanan di bank tidak menarik.

"Biaya administrasi simpanan valas lumayan besar dan bunganya kecil. Namun, nilai tukar rupiah terhadap dollar sedang tinggi. Jadi, saya memilih mengamankan dollar untuk investasi jangka pendek, seperti berlibur atau perjalanan bisnis," ujarnya kepada Kontan, Rabu (5/8/2015).

Lain cerita dengan Rina L (38). Karyawan bank asing ini mengaku, menyimpan dollar AS sebagai salah satu instrumen investasi yang likuid. "Untuk jangka panjang, dollar AS lebih menjanjikan nilainya seperti reksa dana, bahkan lebih likuid," terang dia.

Rina sendiri menyimpan dollar AS dalam bentuk simpanan di bank. Selain dollar AS, ia juga mengoleksi dollar Singapura dan beberapa mata uang asing lainnya. "Selain dollar AS, mata uang asing lainnya disimpan untuk keperluan jalan-jalan."

Dalam laporan pertumbuhan ekonomi, Lembaga Penjamin Simpanan melansir, simpanan valas di bank meningkat cukup kentara mencapai 22,9 persen pada empat bulan pertama tahun ini. Hal ini dikarenakan depresiasi rupiah yang mendorong masyarakat mengkonversi simpanan rupiah mereka menjadi valas.

Opening Time   
Day Monday to Friday
Office Hour 08:00 - 17:00