EXCHANGE RATE 1
Flag Currency
We BUY We SELL
us USD 13.650
13.670
au AUD 10.690 10.720
sg SGD 10.325 10.345
hk HKD 1.745 1.755
cn CNY 2.148 2.158
eu EUR 16.800 16.830
tw NTD 460
465
th THB 433 436
jp JPY 127.2 128.2
(Thursday) 22 februari 2018 
17:11 wib
*( Kurs setiap waktu bisa berubah )*
currency exchange4
EXCHANGE RATE 2
Flag Currency
We BUY We SELL
gb GBP 19.030
19.080
ca CAD 10.800 10.850
ch CHF 14.600 14.650
sa SAR 3.620
3.650
nz NZD
10.050 10.100
my MYR 3.480
3.500
ph PHP 263 273
kr KRW 12.5 12.7
bnd BND 10.310 10.330

 

 

Ini Faktor yang Bikin Dolar AS Makin Perkasa

Angga Aliya - detikfinance
Kamis, 06/08/2015 08:11 WIB
Ini Faktor yang Bikin Dolar AS Makin Perkasa

Jakarta -Keperkasaan nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) seolah tak terbendung. Ada banyak faktor yang menyebabkan penguatan mata uang Paman Sam.

Menurut Sub Manager Group of Economy Risk and Financial System Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Dienda Siti Rufaedah, mata uang di negara maju masih bisa bertahan terhadap penguatan dolar AS.

Berbeda dengan kinerja mata uang negara maju, mayoritas mata uang negara berkembang masih menunjukkan pelemahan terhadap dolar AS, termasuk juga rupiah.

"Rubel menjadi mata uang yang menunjukkan performa terburuk di bulan Juni 2015 dengan melemah sebesar 5,59% dan ditutup pada level 55,27 per dolar AS," katanya dalam Laporan Perekonomian dan Perbankan LPS bulan Juli, Kamis (6/8/2015).

Tekanan terhadap mata uang rubel didorong oleh anjloknya pasar saham di China menyusul jatuhnya harga minyak. China adalah salah satu konsumen komoditas terbesar dunia sehingga memicu kecemasan melemahnya permintaan global.

Namun bank sentral Rusia menyatakan akan secara aktif melakukan intervensi di pasar, untuk menyokong rubel dari penurunan harga minyak serta guncangan eksternal lainnya.

Di akhir 2015, mata uang rubel diproyeksikan mampu menguat sebesar 6,55% ke level 56,76 per dolar AS.

Sementara meningkatnya permintaan valas untuk pembayaran utang dan dividen di triwulan II-2015 memberikan tekanan terhadap mata uang rupiah.

"Di sisi lain, keputusan Bank Indonesia (BI) untuk mempertahankan BI rate di level 7,5% dinilai mampu menjadi sentimen positif bagi pergerakan rupiah," ujarnya.

Rupiah tercatat mengalami pelemahan terbatas sebesar 0,87% ke level Rp 13.339 per dolar AS di akhir Juli. Prospek pertumbuhan ekonomi Indonesia yang masih menunjukkan perlambatan berpotensi kembali menekan kinerja rupiah.

Opening Time   
Day Monday to Friday
Office Hour 08:00 - 17:00