EXCHANGE RATE 1
Flag Currency
We BUY We SELL
us USD 13.305
13.325
au AUD 10.605 10.635
sg SGD 9.875 9.895
hk HKD 1.703 1.713
cn CNY 2.013 2.023
eu EUR 15.895 15.925
tw NTD 455
460
th THB 403 406
jp JPY 118.5 119.5
(Monday) 25 September 2017 
17:10 wib
*( Kurs setiap waktu bisa berubah )*
currency exchange4
EXCHANGE RATE 2
Flag Currency
We BUY We SELL
gb GBP 18.030 18.080
ca CAD 10.850 10.900
ch CHF 13.740 13.790
sa SAR 3.530
3.560
nz NZD
9.760 9.810
my MYR 3.165
3.185
ph PHP 259 269
kr KRW 11.8 12
bnd BND 9.865 9.885

Dolar AS Sudah Rp 13.850, BI: Kami Mati-matian Jaga Rupiah

Dewi Rachmat Kusuma - detikfinance
Selasa, 18/08/2015 17:46 WIB
Dolar AS Sudah Rp 13.850, BI: Kami Mati-matian Jaga Rupiah

Jakarta -Posisi nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) semakin tak berdaya mendekati level Rp 13.900.

Seperti dikutip dari data perdagangan Reuters, Selasa (18/8/2015), dolar AS sempat menanjak hingga ke titik tertingginya hari ini di Rp 13.851. Apa reaksi Bank Indoensia (BI)?

"BI tidak hanya khawatir tapi mati-matian jaga stabilitas nilai tukar rupiah," ujar Deputi Gubernur BI Perry Warjiyo saat konferensi pers di Gedung BI, Thamrin, Jakarta, Selasa (18/8/2015).

Dia menjelaskan, BI melakukan berbagai antisipasi agar nilai tukar rupiah terhadap dolar AS tetap stabil, salah satunya dengan tetap menahan suku bunga acuannya di level 7,5%.

"Kita terus ada di pasar dan melakukan antisipasi, pembelian SUN, SBI, komitmen untuk jaga stabilitas. Hari ini kita putuskan untuk tetap mempertahankan BI rate, menjaga dan memperkuat stabilisasi nilai tukar," jelas dia.

Dalam kesempatan yang sama, Deputi Gubernur BI Hendar menambahkan, posisi rupiah saat ini dinilainya sudah undervalue. Dengan seluruh instrumen yang dimilikinya, BI akan terus melakukan intervensi agar rupiah tidak terus tertekan.

"Kami memandang pergerakan rupiah sekarang sudah undervalue, BI dengan seluruh instrumen yang dimiliki, kita akan terus ada di market sehingga jangka panjang keseimbangan dapat kita jaga," terang dia.

Hendar menyebutkan, pihaknya tidak hanya akan melakukan berbagai kebijakan yang diperlukan baik dari makroprudensial maupun sistem keuangan agar nilai tukar rupiah bergerak wajar.

"Kami memahami pelemahan ini. BI akan selalu analisa-analisa khususnya stabilitas sistem keuangan, kita akan tetap terjaga dan mengambil langkah-langkah, kita bukan hanya khawatir tapi melakukan kajian-kajian, baik stabilitas makroprudensial maupun sistem keuangan," kata Hendar.

Opening Time   
Day Monday to Friday
Office Hour 08:00 - 17:00