EXCHANGE RATE 1
Flag Currency
We BUY We SELL
us USD 15.185
15.210
au AUD 10.810 10.865
sg SGD 11.025 11.055
hk HKD 1.943 1.951
cn CNY 2.194 2.203
eu EUR 17.510 17.560
tw NTD 494 498
th THB 465 469
jp JPY 135.5 136.2
(Thursday) 18 October 2018
  17:00 wib
*( Kurs setiap waktu bisa berubah )*
currency exchange4
EXCHANGE RATE 2
Flag Currency
We BUY We SELL
gb GBP 19.905 20.045
ca CAD 11.585 11.725
ch CHF 15.210 15.350
sa SAR 4.020
4.050
nz NZD
10.000 10.140
my MYR 3.670
3.690
ph PHP 278 286
kr KRW 13,5

13,8

bnd BND 11.005 11.035


 

Makin Terpuruk, Rupiah Tembus Rp 14.100 Per Dollar AS

Rabu, 26 Agustus 2015 | 08:58 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Tekanan terhadap nilai tukar rupiah masih terjadi di pasar keuangan, Rabu (26/8/2015). Rupiah pada awal perdagangan di pasar spot pagi ini kembali melemah, bahakan menembus level 14.100.

Data Bloomberg pukul 08.45 WIB menunjukkan, mata uang Garuda melemah ke posisi Rp 14.105 per dollar AS dibandingkan penutupan kemarin pada 14.054.

Rupiah masih dinantikan sentimen positif yang kuat untuk menahan pelemahan lebih lanjut. Data Amerika Serikat yang diumumkan membaik berhasil membantu mendorong naiknya indeks dollar AS serta imbal hasil US Treasury yang terus tertekan semenjak pekan lalu. Harga komoditas juga mulai berbalik menguat. Akan tetapi Indeks S&P 500 yang sempat naik di pembukaan terkoreksi menjelang penutupan.

Hal itu menurut riset Samuel Sekuritas Indonesia menunjukkan keraguan investor bahwa perekonomian AS akan benar-benar membaik. Keputusan Bank Sentral Tiongkok, PBoC, memangkas suku bunga dan menurunkan GWM yang ditujukan untuk menstimuli perekonomian seharusnya memberikan sentimen positif. Namun jika itu berarti tekanan tambahan untuk yuan melemah, reaksi pasar bisa negatif.

Dollar AS mulai melemah di pasar Asia hingga kemarin sore. Rupiah berkurang tekanan pelemahannya walaupun gagal ditutup menguat mengikuti penguatan IHSG serta SUN. Berbagai kebijakan stabilisasi nilai tukar dan pasar modal yang baru diluncurkan belum terlihat memberikan efek signifikan terhadap rupiah.

Harga minyak dan komoditas lain yang mulai naik malam tadi berpeluang mengurangi tekanan pelemahan rupiah. Tetapi secara umum tekanan pelemahan seharusnya tetap ada menjelang pengumuman FOMC meeting tengah bulan depan. Angka pertumbuhan uang beredar Juli ditunggu hari ini - diperkirakan turun. Angka tersebut bisa dijadikan sinyal terhadap prospek pertumbuhan selanjutnya.

Opening Time   
Day Monday to Friday
Office Hour 08:00 - 17:00