EXCHANGE RATE 1
Flag Currency
We BUY We SELL
us USD 13.860
13.910
au AUD 10.675 10.705
sg SGD 10.465 10.485
hk HKD 1.776 1.786
cn CNY 2.172 2.182
eu EUR 16.460 16.490
tw NTD 465
470
th THB 438 441
jp JPY 128 129
(Friday) 08 Juni 2018 
09:00 wib
*( Kurs setiap waktu bisa berubah )*
currency exchange4
EXCHANGE RATE 2
Flag Currency
We BUY We SELL
gb GBP 18.745
18.795
ca CAD 10.800 10.850
ch CHF 14.225 14.275
sa SAR 3.725
3.755
nz NZD
9.965 10.015
my MYR 3.515
3.525
ph PHP 262 272
kr KRW 13.1

13.3

bnd BND 10.450 10.470


 

Makin Terpuruk, Rupiah Tembus Rp 14.100 Per Dollar AS

Rabu, 26 Agustus 2015 | 08:58 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Tekanan terhadap nilai tukar rupiah masih terjadi di pasar keuangan, Rabu (26/8/2015). Rupiah pada awal perdagangan di pasar spot pagi ini kembali melemah, bahakan menembus level 14.100.

Data Bloomberg pukul 08.45 WIB menunjukkan, mata uang Garuda melemah ke posisi Rp 14.105 per dollar AS dibandingkan penutupan kemarin pada 14.054.

Rupiah masih dinantikan sentimen positif yang kuat untuk menahan pelemahan lebih lanjut. Data Amerika Serikat yang diumumkan membaik berhasil membantu mendorong naiknya indeks dollar AS serta imbal hasil US Treasury yang terus tertekan semenjak pekan lalu. Harga komoditas juga mulai berbalik menguat. Akan tetapi Indeks S&P 500 yang sempat naik di pembukaan terkoreksi menjelang penutupan.

Hal itu menurut riset Samuel Sekuritas Indonesia menunjukkan keraguan investor bahwa perekonomian AS akan benar-benar membaik. Keputusan Bank Sentral Tiongkok, PBoC, memangkas suku bunga dan menurunkan GWM yang ditujukan untuk menstimuli perekonomian seharusnya memberikan sentimen positif. Namun jika itu berarti tekanan tambahan untuk yuan melemah, reaksi pasar bisa negatif.

Dollar AS mulai melemah di pasar Asia hingga kemarin sore. Rupiah berkurang tekanan pelemahannya walaupun gagal ditutup menguat mengikuti penguatan IHSG serta SUN. Berbagai kebijakan stabilisasi nilai tukar dan pasar modal yang baru diluncurkan belum terlihat memberikan efek signifikan terhadap rupiah.

Harga minyak dan komoditas lain yang mulai naik malam tadi berpeluang mengurangi tekanan pelemahan rupiah. Tetapi secara umum tekanan pelemahan seharusnya tetap ada menjelang pengumuman FOMC meeting tengah bulan depan. Angka pertumbuhan uang beredar Juli ditunggu hari ini - diperkirakan turun. Angka tersebut bisa dijadikan sinyal terhadap prospek pertumbuhan selanjutnya.

Opening Time   
Day Monday to Friday
Office Hour 08:00 - 17:00