EXCHANGE RATE 1
Flag Currency
We BUY We SELL
us USD 13.510
13.530
au AUD 10.280 10.310
sg SGD 10.020 10.040
hk HKD 1.729 1.739
cn CNY 2.039 2.049
eu EUR 15.980 16.010
tw NTD 461
466
th THB 413 416
jp JPY 121.1 122.1
(Thursday) 23 November 2017 
16:45 wib
*( Kurs setiap waktu bisa berubah )*
currency exchange4
EXCHANGE RATE 2
Flag Currency
We BUY We SELL
gb GBP 18.010 18.060
ca CAD 10.660 10.710
ch CHF 13.765 13.815
sa SAR 3.590
3.620
nz NZD
9.355 9.405
my MYR 3.270
3.290
ph PHP 266 276
kr KRW 12.2 12.4
bnd BND 10.010 10.030

 

 

Ekonomi RI Peringkat Tiga Besar di G20

Lani Pujiastuti - detikfinance
Kamis, 27/08/2015 11:54 WIB
Ekonomi RI Peringkat Tiga Besar di G20

Jakarta -Ekonomi Indonesia masih bisa tumbuh cukup tinggi, yaitu 4,7% di semester I-2015, di tengah melambatnya ekonomi global. Pertumbuhan ekonomi Indonesia ini termasuk tiga besar di negara-negara G20.

"Selama 10 tahun terakhir kita kejar pertumbuhan ekonomi. Indonesia dihormati karena growth (pertumbuhan) rata-rata 6%. Di antara 20 negara terbesar dunia masuk peringkat tiga di bawah China dan India," kata Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus D.W. Martowardojo di Bloomberg Businessweek Breakfast Meeting Waspada Ekonomi Indonesia, di Hotel Dharmawangsa, Kamis (27/8/2015).

Kelompok Ekonomi Utama alias G20 adalah kelompok 19 negara dengan perekonomian besar di dunia ditambah dengan Uni Eropa. Kelompok ini dibentuk tahun 1999 sebagai forum untuk menghimpun kekuatan-kekuatan ekonomi negara maju dan berkembang membahas isu-isu penting perekonomian dunia.

Agus mengatakan, China menjadi negara dengan pertumbuhan ekonomi paling tinggi di G20, kemudian dibuntuti oleh India, dan posisi ketiga ada Indonesia.

"Indonesia, dibandingkan negara maju bahkan seperti Brasil dan Rusia, mereka masuk resesi. Brasil bahkan (pertumbuhan ekonominya) minus 2% di kuartal lalu. Ekonomi Thailand, Turki, di bawah kita," ujar Agus.

Meski ekonomi melambat, Agus menekankan saat ini Indonesia tidak masuk ke dalam krisis. Perlambatan ekonomi juga dirasakan oleh negara-negara lain.

"Mohon kita tangkap peran pertumbuhan ekonomi besar dampaknya ke Indonesia. Harga komoditas dunia melemah terus turun, economic growth melemah, itu wajar," imbuhnya.

Opening Time   
Day Monday to Friday
Office Hour 08:00 - 17:00