EXCHANGE RATE 1
Flag Currency
We BUY We SELL
us USD 13.860
13.910
au AUD 10.675 10.705
sg SGD 10.465 10.485
hk HKD 1.776 1.786
cn CNY 2.172 2.182
eu EUR 16.460 16.490
tw NTD 465
470
th THB 438 441
jp JPY 128 129
(Friday) 08 Juni 2018 
09:00 wib
*( Kurs setiap waktu bisa berubah )*
currency exchange4
EXCHANGE RATE 2
Flag Currency
We BUY We SELL
gb GBP 18.745
18.795
ca CAD 10.800 10.850
ch CHF 14.225 14.275
sa SAR 3.725
3.755
nz NZD
9.965 10.015
my MYR 3.515
3.525
ph PHP 262 272
kr KRW 13.1

13.3

bnd BND 10.450 10.470


 

Rupiah Jatuh 14%, Gubernur BI: Brasil dan Turki Lebih Parah

Muhammad Idris - detikfinance
Rabu, 09/09/2015 14:28 WIB
Rupiah Jatuh 14%, Gubernur BI: Brasil dan Turki Lebih Parah

Jakarta -Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardjodjo meminta masyarakat tidak perlu khawatir dan menanggapi secara berlebihan dengan semakin melemahnya rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS).

Pasalnya, menurut Agus, pelemahan mata uang juga dialami negara-negara lain terhadap mata uang dolar Amerika Serikat (AS). Bahkan lebih terpuruk ketimbang rupiah.

"Kalau rupiah terjadi pelemahan adalah bagian dari kondisi (ekonomi) di dunia. Kalau rupiah sekarang ada depresiasi, dari Januari-Agustus itu besarnya 14%, tapi Brasil riilnya 44%, malah Turki sampai 20%," jelas Agus ditemui di acara Indonesia Banking Expo (IBEX) 2015, di JCC Senayan, Jakarta, Rabu (9/9/2015).

Agus menuturkan, semakin loyonya rupiah terhadap dolar murni merupakan imbas gejolak ekonomi global.

"Indonesia 14%, karena faktor di luar dan ada penguatan di dolar, dan rencana AS naikkan suku bunga. Tapi mata uang yang lain, apalagi dengan adanya yuan dilemahkan, justru ada pergerakan dan volatilitas. Rupiah umumnya dalam kondisi baik, dan gejala sifatnya temporer," ujarnya.

Agus mengatakan, jika memang rupiah terus melemah, pihaknya tidak akan tinggal diam dengan kembali melakukan penggelontoran cadangan devisa untuk memperbaiki rupiah.

"BI selalu ada di pasar, supaya nggak terjadi kondisi volatilitasnya tinggi. Seperti kaya 1997-1998 kan dari Rp 2.500 bisa melemah sampai Rp 15.000. Kita sekarang selalu jaga volatilitas di batas baik dan tidak mengkhawatirkan," pungkasnya.

Opening Time   
Day Monday to Friday
Office Hour 08:00 - 17:00